IPB
IPB Badge
Kalender
February 2015
S M T W T F S
« Oct    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
Search
Links

 

Yang saya tulis disini berdasarkan pengalaman saya mengutak-atik ponsel saya sendiri, dan bantuan dari para suhu di forum android-indonesia. Jadi kredit untuk mereka yang telah menulis trit2 disana.

1. Root

Syarat yang paling dasar dan utama yang harus dilakukan adalah X8 kamu harus di root dulu. Banyak yang masih takut nge-root padahal banyak manfaat yang bakal kita dapat kelak. Dan bersyukurlah karena sekarang sudah ada cara gampang untuk nge-root. Caranya, download aplikasi bernama Super One Click disini (mf). Setelah itu, unzip dan install app tersebut. Kemudian sambung hp ke komputer, jangan lupa dalam debug mode (Settings>Applications>Develpoment). Setelah itu, jalankan SOC dan klik tombol Root, tunggu sebentar, hp mu sudah di root! Mudah kan?
Setelah di root, di hp kamu akan otomatis terinstall superuser. Superuser ini gunanya sebagai administrator, jadi setiap app root yang akan kamu install kudu dapet permission dari superuser ini. Nah, sekarang lebih baik hp di restart dulu. Lalu download busybox installer dari market, lalu install. Jika nanti superuser muncul, pilih Allow.

Pengalaman Saya: Saya nge-root dalam keadaan hp sudah versi eclair, update langsung dari situs SE.

2. XRecovery

Ini adalah hal terpenting yang harus segera dilakukan setelah hp kamu di root. Yang diperlukan adalah Xrecovery (download), dan Root Explorer (download).  Copy kan kedua file tersebut ke sdcard, lalu extract file xrecovery. Lalu install file apk root explorer tadi. Nah, setelah itu, copy/move (terserah) 3 file hasil extract-an tadi (busybox, chargemon, dan xrecovery.tar) ke system/bin menggunakan root explorer. Lalu pada setiap file, tahan agak lama, klik Permissions, centang semua. Jangan lupa klik Mount R/W di pojok atas agar bisa mengganti Permissions. Setelah beres, restart hp, saat tulisan Sony Ericsson muncul, tahan atau klik beberapa kali tombol back. Jika berhasil, akan muncul gambar android nyengir. Untuk mem-backup, pilih Backup and Restore, kemudian pilih Backup. Caranya klik tombol volume untuk arah atas/bawah, dan tombol tengah (homescreen) untuk pilih. XRecovery gunanya banyak, dan yang paling penting adalah Backup dan Restore. Jadi jangan lupa untuk membackup disini sebelum kamu coba utak-atik X8 lebih lanjut. Karena jika ada apa-apa, kamu bisa tinggal Restore dari sini.

Pengalaman Saya: File backup an dari xrecovery otomatis bersarang di sdcard. Jadi jangan di delet. Sebelum menginstall Link2SD, sdcard harus dipartisi, jadi copy dulu file xrecovery sebelum mempartisi sdcard. Saran saya, lebih baik partisi sdcard dulu baru di backup.

3. Just in Time (JiT)

JiT ini gunanya untuk mengoptimalkan kinerja X8 kamu. Jadi, hp akan lebih lancar saat memainkan game HD. Caranya, download file JiT disini, dan terminal emulator dari market. Copy dan extract file tadi, lalu kita akan dapat file jit. Ingat, file ini berada di dalam folder jit di sdcard.
Setelah itu, install terminal emulator kemudian buka, lalu ketik:
su
cd /sdcard/jit
sh jit
Setelah itu ketik 1 (enable jit). Dan hp akan otomatis ter-restart.
Setelah restart, buka terminal emu lagi. Lalu ketik:
su
getprop dalvik.vm.execution-mode
jika kamu mendapat int:jit, berarti hp kamu sudah sukses terinstall jit. Untuk mengecek hasilnya, bisa menggunakan Quadrant Standard atau Antutu Benchmark yang bisa didownload langsung dari market. Saya pribadi, selalu dapat score 700+ setelah install jit ini.

Pengalaman Saya: Saya dulu pernah, mendapati can’t cd to /sdcard/jit karena file jit saya taruh di sdcard paling depan, bukan di dalam folder jit. Jadi teliti dulu, dan pahami perintahnya dulu sebelum menginstall.

4. Link2SD
Nah, ini adalah hal yang paling di tunggu-tunggu pengguna X8 yang masih eclair, atau donut, yang belum bisa menikmati game HD sepenuhnya seperti pengguna froyo ke atas, karena keterbatasan internal memory. Dengan Link2SD, kita bisa memindahkan app yang berukuran besar ke sdcard untuk membebaskan internal memory. Mungkin ada yang pernah dengar App2SD? Nah, Link2SD adalah semacam App2SD, namun cara penginstallan nya lebih simpel dan praktis digunakan. Caranya, pertama kamu harus partisi sdcard kamu dulu. Download Mini Tool Partition Wizard disini, kemudia install di pc. Lalu sambungkan sdcard, terserah mau menyambungkan dengan hp atau card reader, sama saja. Setelah itu, buka app Minitool tadi. Nah, kita akan membuat dua partisi yang berjenis sama, yaitu FAT32. Klik kanan pada sdcard, pilih delete. Ingat untuk membackup file-file kamu (gambar, musik, video) sebelum mempartisi. Setelah itu, klik kanan, dan pilih create. Pilih primary, lalu FAT32. Ukuran partisi ini kurang lebih 1.2GB, untuk penyimpanan data kamu. Jangan lupa untuk mengisi partition label, atau partisi ini tidak akan terbaca di windows explorer komputer kamu. Kemudian, create lagi, pilih primary, FAT32 dan langsung OK saja karena size partisi ini adalah sisa dari partisi pertama tadi. Setelah beres, klik apply dan tunggu.. maka sdcard kamu sudah berhasil di partisi. Ingat kalau yang terbaca di komputer hanya satu partisi, yaitu partisi yang berukuran besar tadi untuk penyimpanan data pribadi.
Setelah di partisi, jangan lupa di backup menggunakan xrecovery untuk jaga-jaga jikalau saat penginstallan link2sd nanti mengalami kegagalan, semoga saja tidak.

Tiba saatnya untuk menginstall link2sd. Download filenya disini, lalu copy dan extract ke sdcard. Sambungkan sdcard dengan hp, lalu install link2sd. Saat ditanya mau pilih partisi mana, pilih FAT16/32. Kemudian restart.
Setelah di restart, kita langsung bisa menggunakan link2sd. Caranya, buka link2sd di homescreen, pilih app yang ingin dipindah ke sd card. Lalu, create Link. Tunggu…. dan berhasil, app kamu sudah terpindah, yang berarti internal memory kamu sudah bisa bernafas sekarang :)

Pengalaman Saya: Dulu niatnya mau install app2sd, tapi malah error dan gagal booting, terpaksa hp harus di flash menggunakan SEUS. Dan mulai root dari nol lagi. Syukurlah dengan cara di atas, belum pernah ada gangguan atau musibah atau bencana. Hingga detik saya menulis tutorial ini, hp saya masih sehat wal afiat :)

Penampilannya sangat santai dan tenang. Jauh dari kesan angker dan banyak mengerutkan dahi yang dicitrakan ilmu fisika. Ia tak tampak pula seperti seorang pakar fisika. Itulah Laksana Tri Handoko, fisikawan muda yang biasa bergulat mencari teori tentang partikel elementer.Doktor fisika lulusan Universitas Hiroshima, Jepang, itu kini menjadi peneliti di LIPI. Spesialisasi pilihannya jarang peminat, fisika teoritik. Berbagai penelitian bersumber dana bersifat mandiri banyak dilakukannya.

Dedikasi dan konsistensinya dalam bidang penelitian sering menghasilkan penghargaan. Akhir November lalu mewakili ilmuwan kelompok ilmu dasar fisika, Handoko meraih penghargaan Habibie Awards dari The Habibie Center (THC). Anugrah itu berupa medali berlapis emas bergambar foto Baharuddin Jusuf Habibie, pendiri THC. Selain itu dia juga menerima uang tunai 25 ribu dolar AS. Penghargaan atas pengabdiannya dalam dunia fisika itu merupakan usulan LIPI.

Fisika biasa jadi momok bagi mahasiswa. Apalagi mata kuliah fisika teoritik, khususnya soal partikel elementer, sangat sulit dipelajari. Tapi, cara penyampaian Handoko tak membuat mahasiswa terbebani. “Saya mengajarkan fisika secara santai,” tuturnya. Di kalangan mahasiswa, ia dikenal sebagai dosen yang menyenangkan. Di tengah aktivitasnya yang padat, Handoko menerima wartawan Republika, Heri Ruslan, Lukmanul Hakim, dan fotografer Teguh Indra di ruang kerjanya Pusat Penelitian Fisika, Puspitek Serpong, Tangerang. Berikut petikan wawancaranya:

Apa yang membuat Anda jatuh cinta pada fisika?

Sejak SMA saya sudah punya ketertarikan pada fisika. Namun, sebenarnya saya lebih suka matematika. Yang jelas, saya tidak terlalu suka kimia dan bilologi. Waktu SMA, sebenarnya saya pernah ikut karya ilmiah remaja bidang Matematika di LIPI.

Yang menarik dari fisika mungkin saya nggak perlu ngapalin banyak, ha… ha… Banyak orang yang bilang fisika itu kering. Namun, waktu itu saya nggak berpikir sejauh itu. Awalnya, saya masuk Fisika ITB. Tapi saat bersamaan, waktu BJ Habibie jadi Menristek, ada program siswa lulusan SMA ke luar negeri pada 1987. Baru tiga bulan diterima di Fisika ITB, saya ternyata juga lulus tes sekolah ke luar negeri. Akhirnya, saya dikirim ke Jepang, kuliah di Universitas Kumamoto, jurusan Fisika. Karena kuliah di sana gratis dan malah dibayar pemerintah, akhirnya saya ambil yang di Jepang. Selain itu, orang tua saya juga tak terlalu mampu. Selesai kuliah tahun 1993.

Anda baru pulang ke Indonesia pada 2001, apa yang Anda kerjakan di luar negeri?

Setelah lulus dari Universitas Kumamoto, saya pindah ke Hiroshima. Waktu itu, saya mendapat beasiswa dari pemerintah Jepang. Saya melanjutkan kuliah di Universitas Hiroshima jurusan Fisika Teoritik. Waktu itu, ekonomi Indonesia agak berkurang, sehingga dana beasiswa juga berkurang. Saat itu angkatan saya sangat sulit mendapat beasiswa untuk meneruskan studi ke S2. Sehingga, kita harus mencari beasiswa sendiri. Setelah selesai mengambil master pada 1995, saya melanjutkan studi doktor di Universitas Hiroshima, mengambil Fisika Teoritik. Dan selesai, tahun 1998.

Setelah itu saya mengambil Postdoctoral Researcher di Trieste, Italia. Saya jadi peneliti pada The Abdus Salam Intl Center for Theoretical Physics. Kemudian saya juga mengambil Postdoctoral Researcher di Hamburg, Jerman. Saya memang tak langsung pulang ke Indonesia. Karena, saya harus mempersiapkan diri agar siap mental. Secara scientific saya harus siap jadi peneliti yang mandiri. Sebab, di Indonesia bidang saya hanya sedikit sehingga harus mandiri. Selain itu, yang lebih realistis adalah masalah ekonomi. Karena, kalau pulang saya nggak tahu dapat gaji berapa.

Seberapa besar sih gaji seorang peneliti di Indonesia?

Yang pasti nggak besar, dan memang betul-betul nggak besar. Jangan tanya berapa ya, ha… ha… Saya setahun lebih statusnya sama dengan PNS anak lulusan SMA. Jadi waktu itu, gaji saya sama dengan gaji tukang sapu, golongan II/A. Jadi, ya saya selevel tukang sapu gajinya ha… ha… Untuk ongkos naik bus saja, mungkin sudah tekor. Tapi, menurut saya nggak apa-apa karena buat saya itu sebuah dinamika. Makanya, saya sudah menyiapkan diri untuk itu.

Banyak orang Indonesia yang belajar di luar negeri dan langsung kerja di sana. Mengapa Anda memilih pulang?

Saya berkewajiban untuk pulang, karena kita ikatan dinas. Sangat prinsip saya harus pulang. Selain itu, saya dapat tawaran dari Pak Terry untuk membantu mengajar di Fisika UI. Karena waktu itu, Prof Darmadi Kusno meninggal.

Sejak awal, saya sudah memahami bahwa bidang saya itu tak perlu barang, tapi perlu orang. Perlu isi kepala. Harus selalu ada regenerasi dan membutuhkan orang muda. Karenanya, mahasiswa yang pintar itu sangat mutlak. Dalam konteks itu, saya sangat senang dapat kesempatan mengajar di UI.
Laksana Tri Handoko lahir 7 Mei 1968 di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Berayahkan Suyono, peternak, dan ibu Susasi (almarhumah), ia anak ketiga dari empat bersaudara. Dia memiliki bakat sebagai peneliti, karena keluarga dari sang ayah kebanyakan menjadi akademisi.

Terus terang, waktu itu pun saya sudah dapat pekerjaan yang permanen di salah satu universitas di Amerika sebagai dosen. Namun, bukan universitas yang sangat bagus. Meskipun di luar negeri, universitas yang medium pun sudah lumayan. Karena itu daripada saya kerja di luar negeri, lebih baik saya balik ke Indonesia dan bisa melakukan banyak hal di sini. Selain itu, secara ekonomi saya sudah merasa percaya diri.

Handoko, begitu ia akrab disapa, tak pernah bermimpi bisa sekolah di Jepang. “Saya ingin jadi presiden,” ungkapnya soal cita-cita waktu kecil. Harus membantu sang ayah bekerja di peternakan, tak membuat prestasinya menurun. Semasa SMP dan SMA, ia selalu juara kelas.

Orang Indonesia kan senang ilmu-ilmu yang bersifat aplikatif, mengapa Anda memilih fisika teoritik?

Memang, fisika teoritik itu yang jelas masih minor di Indonesia, karena di Indonesia kebanyakan harus yang aplikatif. Itu hal yang lumrah. Namun, di negara maju, bidang ini sudah berkembang. Saya mengambil fisika teoritik, mungkin karena saya suka matematika. Terus terang saya lemah sekali di eksperimen. Saya nggak bisa pegang tabung. Pecah melulu, ha… ha… Kalau teoritik kan, kalau dulu cukup pensil dan kertas. Kalau sekarang asal ada komputer dan internet sudah cukup.

Anda juga banyak meneliti soal partikel, bisa dijelaskan mengapa tertarik dengan partikel?

Saya ini memang peneliti fisika partikel elementer. Saya meneliti apa dan bagaimana interaksi antarpartikel, maksudnya partikel elementer yang membentuk materi. Materi itu kan dibentuk oleh molekul-molekul. Kemudian, molekul itu ada unsur pembentuk seperti atom. Atom itu ada lagi unsur pembentuknya seperti elektron, proton, dan sebagainya. Nah, kalau saya itu meneliti pembentuk yang paling elementer dari itu yang sudah tidak bisa dilihat unsur pembentuknya lagi.

Saya itu, kerjanya membuat teori. Dalam jangka pendek memang manfaatnya belum bisa dirasakan. Apa yang saya lakukan tentu saja ada manfaat dan kegunaannya. Namun, jangka panjang. Orang yang membuat teori elektron pada tahun 1900-an, aplikasinya ketemu baru setelah transistor ditemukan tahun 1950-an. Yang saya kerjakan semacam itu.

Fisika partikel elementer itu itu paling basic. Semua teknologi itu ujungnya ke sana. Saya pikir karena sebagai ilmu basic atau ujungnya ilmu, mestinya di Indonesia harus ada. Tapi, kan jumlahnya tidak harus 10 ribu orang. Cukup 20 orang. Kalau ada 10 ribu insinyur teknik sipil, lima fisika teoritik itu sudah cukup. Komunitas kita masih kecil, dukungan psikologis dan apresiasi masih kurang. Mungkin, karena tidak langsung kelihatan hasilnya. Namun, tetap itu harus ada. Dalam fisika teoritik itu ada yang ahli partikel, nuklir, astrofisik. Di Indonesia, jumlahnya masih bisa dihitung jari.

Penelitian apa yang telah Anda lakukan?

Selama ini, saya melakukan riset di bidang Fisika Energi Tinggi atau biasa disebut Fisika Partikel. Saya melakukan kajian teoritik atas berbagai fenomena yang terjadi pada partikel elementer pembentuk materi.

Penelitian saya terfokus pada subbidang flavour physics, yaitu menyangkut beragam jenis kuark. Kuark merupakan salah satu partikel pembentuk materi paling elementer yang diketahui manusia saat ini. Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan bagaimana aneka fenomena di alam semesta saat ini, yang sudah diketahui dari eksperimen. Aplikasinya, mungkin 50 tahun lagi.

Dulu Anda pernah meneliti tentang Partikel Higgs, bagaimana hasilnya?

Betul, itu penelitian yang saya lakukan di Hamburg, Jerman. Partikel Higgs itu juga salah satu partikel elementer yang belum ketemu. Saat ini, diprediksi ada 16 partikel elementer. Hanya Higgs yang belum ketemu. Saat ini, kami memang tengah melakukan pencarian Higgs dan fenomena di neutrino.

Hasilnya, kita tinggal menunggu eksperimennya saja. Eksperimen baru akan dilakukan di Swiss tahun 2007. Itu biasa. Kalau orang teoritik telah selesai membuat teori, orang eksperimen belum mulai. Orang eksperimen memakai teori itu untuk menentukan arah eksperimennya mau kemana. Kalau eksperimen sudah jalan, teori itu biasanya sudah selesai. Teori itu selalu lebih maju 10 tahun dari eksperimen.

Penelitian apa yang tengah Anda garap sekarang?

Saya sedang meneliti tentang neutrino. Ini adalah salah satu partikel elementer juga. Neutrino itu lebih terkait pada astrofisika. Neutrino itu alam ini semua. Neutrino merupakan partikel yang paling kecil. Semua partikel apapun selalu meluruh jadi neutrino dan neutrino nggak bisa jadi apa-apa lagi. Alam raya ini full neutrino.

Apa yang Anda lakukan dengan neutrino?

Dalam neutrino itu ada fenomena yang bernama osilasi. Teorinya, selama ini neutrino tidak bisa berosilasi atau berubah bentuk. Nutrino itu ada tiga jenis; ada elektron, muon, dan tau. Selama ini, teorinya neutrino tak bisa berubah dari elektron menjadi muon. Namun, hasil eksperimen di Jepang dan Amerika ternyata bisa berubah.

Manfaatnya ke depan kira-kira apa?

Manfaat ke depan, kita bisa menjelaskan interaksi antarpartikel elementer. Bisa menjelaskan interaksi yang benar. Selama ini sudah ada, namun ada ketidakcocokan. Dengan eksperimen itu, teorinya harus dimodifikasi. Kita membuat teori itu sedikit demi sedikit. Dalam konteks ini, saya bisa berkiprah secara global. Karena ini ilmu yang bersifat universal. Jadi secara global, kita sederajat dengan mereka para ahli fisika dunia. Dengan hanya modal nasi pecel, maksudnya perut kenyang, ha… ha…

Handoko biasa melakukan penelitian dengan dana mandiri. Untuk itu ia menggandeng kolega dari luar negeri. Ketekunanannya meneliti sering membuahkan penghargaan. Sebulan sebelum memenangkan Habibie Award, ia memenangkan penghargaan sebagai juara terbaik dalam Research and Development, APICTA Indonesia. Handoko ketemu jodoh di Jepang. Ia menikahi gadis Indonesia Laila Andaryani, mahasiswa S2 Komunikasi Universitas Hiroshima. Arsya Asharhadi, buah hati mereka, kini berusia enam tahun. “Sekarang, kalau ada tawaran dari luar negeri saya akan berpikir ulang. Soalnya, anak saya sudah gede,” katanya.

Selama ini kabarnya Anda melakukan penelitian dengan dana sendiri?

Kalau semuanya dari kocek sendiri tentu tidak. Tapi, selama ini saya melakukan penelitian biaya mandiri. Maksudnya kita kolaboratif dengan kolega dari luar negeri. Kita kan tidak bisa terlalu menuntut.

Apalagi, saat ini sebagian orang untuk makan saja masih susah, masa saya tiba-tiba minta dana untuk mencari kuark, yang manfaatnya tak bisa langsung dirasakan. Saya pernah dibilang teman-teman, ‘kenapa kamu mau ngerjain hal yang begitu’. Saya jawab, karena justru hanya dilakukan sedikit orang jadi nggak ada saingan.

Bagaimana pendapat Anda tentang dunia fisika di Indonesia?

Saya kira, secara umum dunia scientific di Indonesia kontribusinya masih sangat kurang. Namun, salahnya kadang di pihak kita suka beralasan, orang industri kurang men-support kita. Kita nggak bisa menyalahkan industri. Dalam dunia, scientific itu output-nya hanya dua.

Kalau nggak membuat karya ilmiah di jurnal internasional untuk teoritik, dan paten untuk yang eksperimen. Syaratnya, harus ada suatu inovasi. Kalau itu tidak dilakukan tidak mungkin orang industri mengajak seseorang. Meskipun, contohnya saya ngaku bisa membuat semikonduktor, kalau saya tidak punya paten siapa yang akan mengajak? Karena, kalau saya tak punya paten tak ada jaminan bahwa yang saya buat itu memang baru dan pertama kali saya yang bikin.

Anda merasa ada perbedaan antara yang teoritik dan aplikatif?

Saya kurang suka kalau kita diharuskan melakukan penelitian yang aplikatif. Bukan, karena saya orang teoritik. Menurut saya, tak perlu ada dikotomi itu. Buktinya, untuk penelitian saya yang komputasi hasilnya sangat aplikatif, misalnya saya bikin public cluster. Pokoknya, apa saja orang boleh mengerjakan. Peneliti itu harus diberi kebebasan, yang paling penting dia harus dituntut harus bisa menghasilkan karya ilmiah di jurnal internasional untuk yang teoritik dan paten untuk yang aplikatif. Simple sekali sebenarnya.

Bagaimana masa depan fisika di Indonesia, menurut Anda?

Saya lebih suka bagaimana kita memperbaiki diri saja. Kalau komunitas kita bagus dan yang dihasilkan bagus, orang akan apresiasi dan memberi perhatian termasuk pemerintah. Terus terang, saya kurang nyaman kalau kita terlalu banyak menuntut. Itu prinsip saya sejak dulu.

Sebab, saat ini banyak orang yang hari ini masih bingung mau makan apa. Seburuk-buruknya pegawai negeri, saya kira lebih makmur. Saya lebih suka tak menuntut, kalau tidak punya uang, saya mencari dana dari luar negeri, saya merasa beban mental kecil. Saat mendapat Habibie Awards saya merasa senang, karena itu sebagai bentuk apresiasi. Namun di lain pihak itu jadi beban, bebannya adalah saya tak boleh mengeluh lagi.

Apa obsesi yang ingin Anda wujudkan dalam dunia fisika?

Obsesi saya simple saja. Saya ingin tetap eksis sebagai peneliti di bidang ini. Yang kedua, ingin komunitas fisika teoritik semakin besar, sehingga memiliki peran. Karena saya yakin, ini sangat penting. Di luar negeri saya lihat itu dianggap penting. Agar orang berpendapat ini penting, maka kita harus menunjukkan bahwa ini memang berguna. Kalau peneliti secara umum nggak aneh-aneh. Sebab, kita nggak tahu apakah teori yang kita buat itu benar atau nggak. Yang kita lakukan hanya didorong oleh curiosity. Yang membuat kita menarik, ya kita kerjakan.

Kalau ternyata teori yang kita hasilkan itu bagus dan berguna, jadi seperti teori Einstein, misalnya, itu sih urusan orang yang mengapresiasi. Kita tak bisa menaruh target apa-apa. Paling targetnya, kita harus publikasi supaya tetap survive di komunitas ini. Apakah itu bisa berguna, waktulah yang menentukan. Saya pikir semua bidang begitu, cuma range waktunya berbeda. Kalau saya mungkin 30 tahun, tapi kalau bidang IT dua tahun.

Apa yang membuat Anda paling berkesan dalam dunia fisika?

Kita itu hanya mendapat kepuasan batin saja. Kalau tanpa itu, nggak bisa bertahan kayaknya. Karena yang jelas uang nggak banyak. Nggak bisalah jadi kaya. Kalau miskin juga nggak. Itulah sebabnya, kita bekerja di luar sampai batas minimal, nggak bakal jadi miskin. Kalau pingin kaya, sudah salah jalur.

Bagaimana membagi waktu dengan keluarga?

Sebenarnya, kerjaan saya ini santai. Bisa dilakukan di mana saja. Termasuk di kamar mandi. Produk kita ini hanya karya tulis di jurnal internasional.

Apakah si kecil nanti akan didik jadi fisikawan?
Arti hidup buat saya simple saja, nggak pernah mimpi yang aneh-aneh. Saya tak pernah bercita-cita untuk berguna bagi orang lain, kelihatannya mewah banget. Pokoknya, saya nggak merugikan orang lain saja, susah sekali.

Ah nggak juga. Zaman sekarang kan bebas-bebas saja. Mau jadi seniman, pemusik juga nggak apa-apa. Yang penting berguna bagi masyarakat. Kalau mau milih jadi fisikawan seperti bapaknya juga silakan saja, ha… ha…

Sumber : Republika (5 Desember 2004)
Sumber: http://www.fisikanet.lipi.go.id/utama.cgi?cetakartikel&1102823761

 

Jakarta, Beredar peringatan agar saat mandi jangan langsung mengguyur air ke kepala karena bisa berisiko stroke. Ternyata menurut pakar saraf kemungkinan itu ada terutama pada orang-orang tertentu yakni saat udara terlalu dingin atau panas dan suhu tubuh sedang dalam kondisi sebaliknya.

Maka itu disarankan bila Anda sedang kepanasan atau kedinginan, sebaiknya hindari mengguyur air langsung ke kepala saat mandi. Pada orang-orang tertentu, mengguyur air langsung ke kepala dengan suhu yang berlawanan bisa menyebabkan stroke.

Semua titik dan suhu dalam tubuh manusia baik yang berada di dalam maupun di luar berpengaruh pada aktivitas otak. Otak berfungsi untuk memonitor tubuh agar berfungsi secara normal, maka sesuatu yang ganjil pada tubuh tentu sangat mempengaruhi otak.

“Jika seseorang yang tubuhnya sedang kepanasan lalu langsung diguyur kepalanya dengan air dingin, bisa menyebabkan saraf kaget atau bahkan stroke bila terjadi pada orang yang tidak sehat,” jelas Prof dr Teguh Ranakusuma, SpS (K), dokter spesialis saraf dari Departemen Neurologi FKUI-RSCM, saat dihubungi detikHealth, Senin (26/9/2011).

Prof Teguh menyebutkan, perubahan suhu yang tiba-tiba bisa menyebabkan stroke bila terjadi pada tipe-tipe orang dengan penyakit tertentu, yaitu:


Penyakit jantung
Tekanan darah tinggi
Gangguan pembuluh darah (kardiovaskuler)
Gangguan darah


“Ini juga terjadi ketika tubuh yang kedinginan tiba-tiba diguyur air panas. Perubahan yang tiba-tiba ini yang menyebabkan stroke. Makanya kalau orang haji sering mengalami heat stroke (stroke karena kepanasan), karena belum terbiasa dengan suhu yang tiba-tiba panas,”
lanjut Prof Teguh.

Prof Teguh menjelaskan, tubuh manusia memiliki regulasi yang tinggi karena terdapat thermo regulator (pengatur suhu) di otak. Ketika suhu tubuh panas, maka otak akan memerintahkan pembuluh darah untuk melebar agar terjadi penguapan dan penurunan suhu. Sebaliknya, otak akan memerintahkan pembuluh darah menyusut bila tubuh kedinginan.

Bila pembuluh darah yang sedang melebar karena kepanasan tiba-tiba disiram air dingin, maka bisa menyebabkan pembuluh darah pecah. Jika hal tersebut terjadi di pembuluh darah otak, maka bisa menyebabkan stroke. Hal yang sama juga terjadi ketika pembuluh darah yang sedang menyusut diguyur dengan air panas.

Menurut Prof Teguh, kondisi ini juga sering terjadi pada orang yang suka mandi uap. Jika selesai mandi uap yang panas kemudian langsung masuk ruangan AC, maka orang tersebut bisa pingsan. Perubahan suhu yang tiba-tiba bisa membahayakan pembuluh darah.

“Jadi orang yang memiliki penyakit jantung, hipertensi, ada masalah dengan pembuluh darah atau isi darahnya sendiri, harus hati-hati dengan perubahan suhu yang tiba-tiba. Kalau mau mandi sebaiknya diusap-usap dulu, jangan langsung diguyur ke kepala jadi biar beradaptasi dulu. Kita harus sayang dengan tubuh kita karena Tuhan sudah memberi kita tubuh yang sempurna. Sakit itu yang ngasih bukan Tuhan tapi karena manusia itu sendiri yang kurang bisa merawat tubuhnya,”
tutup Prof Teguh.

Untuk menghindari risiko kepala kaget disarankan saat udara terlalu dingin atau panas dan suhu tubuh sedang dalam kondisi sebaliknya, maka saat mandi jangan langsung mengguyur air di kepala. Beri tubuh penyesuaian dulu seperti menyiram tangan lalu badan baru ke kepala.

 

sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=10697953

Berkirim pesan/surat melalui email sering dijumpai pada hari-hari ini. Tidak peduli apakah Anda seorang karyawan biasa ataupun bos dari suatu perusahaan, menguasai email sangatlah disarankan. Kegunaan daripada email antara lain:

Mengirimkan email kepada satu orang penerima
Mengirimkan email untuk beberapa penerima sekaligus
Mengirimkan email kepada seseorang/beberapa orang penerima sekaligus dan juga mengirimkannya sebagai terusan/tembusan untuk penerima lain

Ketika kita menulis email baru, kita akan dihadapkan pada kolom To, Bcc, Cc, serta kotak tempat kita menuliskan pesan yang akan dikirimkan. Nah yang sering kali diabaikan adalah kolom Bcc dan kolom Cc, apa maksud dari Bcc dan Cc?

Mari kita telaah ketiga kolom tersebut:

kolom To: Disini kita mengetikkan alamat tujuan pengiriman email. Kita dapat mengirimkan sebuah alamat email saja, atau sekaligus beberapa alamat. Setiap alamat email bisa dipisahkan dengan tanda koma “,”.
Misalnya: penerimasatu@domain.com, penerimadua@domain.com dst. Dalam konteks tersebut, penerima satu dan dua akan tahu kepada siapa saja email tersebut dikirimkan.

kolom Cc: Ini merupakan kependekan dari “Carbon Copy“. Ini mirip dengan istilah pertama diatas. Bedanya terlihat kepada kesan kepada siapa email utama ditujukan, dan kepada siapa salinan email juga akan dibaca. Penerima yang dituliskan dalam kolom To: akan dapat melihat alamat email penerima lainnya, dan begitu juga sebaliknya. Penggunaan seperti ini biasanya digunakan ketika kita ingin memberitahukan pihak lain ketika kita mengirimkan email kepada penerima utama.
Contoh: Saya ingin berkirim email kepada Pak Deny, dan saya ingin pula Pak Budi menerima salinan email tersebut. Pak Deni tahu bahwa email saya juga dikirimkan ke Pak Budi (sebagai salinan), dan begitu juga sebaliknya dengan Pak Budi.

kolom Bcc: Kependekan dari “blind carbon copy“. Sedikit berbeda dengan Cc: seperti dijelaskan diatas. Disini, semua penerima yang dituliskan dibagian Bcc: tidak tahu kepada siapa saja email tersebut dikirimkan. Seolah-olah, email tersebut dikirimkan satu per satu ke setiap penerima. Padahal, kita hanya mengirimkan satu kali, langsung kebeberapa penerima. Satu-satunya alamat email lain yang terlihat adalah alamat email pada kolom To:. Untuk menghindari supaya tidak ada alamat email lain yang terlihat (selain alamat email Anda sendiri), Anda bisa memasukkan alamat email Anda sendiri pada kolom To:, kemudian masukkan alamat email penerima lain dalam kolom Bcc:.

Jika kita sudah mengetahui arti daripada kolom To, Cc dan Bcc, maka kemungkinan besar sekarang kita bisa memaksimalkan dari penggunaan email. Selamat bekerja :)

sumber: http://gugling.com/2009/04/08/bcc-dan-cc-pada-email-artinya-apa-sih/

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!